Jakarta, 28 September 2026 — Akademi Keperawatan Husada Karya Jaya menyelenggarakan kegiatan Basic Trauma Cardiac Life Support (BTCLS) 2026 pada 28 September hingga 3 Oktober 2026. Kegiatan ini dilaksanakan dalam dua metode pembelajaran, yaitu secara daring (online) pada 28–30 September 2026 dan secara luring (offline) pada 1–3 Oktober 2026.
Pelaksanaan BTCLS 2026 menjadi bagian dari upaya pengembangan kompetensi di bidang keperawatan, khususnya dalam penanganan kondisi kegawatdaruratan yang membutuhkan pengetahuan, keterampilan, ketepatan tindakan, dan respons yang cepat.
Meningkatkan Kesiapan dalam Penanganan Kegawatdaruratan
Basic Trauma Cardiac Life Support (BTCLS) merupakan pelatihan yang berfokus pada penanganan awal pasien dengan kondisi trauma maupun gangguan kardiovaskular yang mengancam jiwa. Kompetensi tersebut penting bagi tenaga kesehatan agar mampu mengenali kondisi kritis dan memberikan pertolongan sesuai prosedur yang berlaku.
Melalui kegiatan BTCLS 2026, peserta diharapkan dapat memperkuat pemahaman mengenai prinsip-prinsip penanganan kegawatdaruratan serta meningkatkan kesiapan dalam menghadapi situasi yang membutuhkan tindakan cepat, tepat, dan terkoordinasi.
Kemampuan dalam memberikan pertolongan awal menjadi salah satu aspek penting dalam pelayanan kesehatan. Oleh karena itu, pengembangan kompetensi melalui pelatihan kegawatdaruratan diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas pelayanan keperawatan dan keselamatan pasien.
Pelaksanaan dalam Dua Tahap: Daring dan Luring
Kegiatan BTCLS 2026 diselenggarakan selama enam hari dengan pembagian jadwal sebagai berikut:
- 28–30 September 2026 — Daring (Online): Tahap pembelajaran secara online.
- 1–3 Oktober 2026 — Luring (Offline): Tahap kegiatan secara langsung.
Pembagian pelaksanaan menjadi dua tahap ini memberikan kesempatan bagi peserta untuk mengikuti rangkaian kegiatan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. Tahap daring menjadi bagian dari rangkaian pembelajaran, sedangkan tahap luring memberikan kesempatan untuk mengikuti kegiatan secara langsung.
Melalui rangkaian pelatihan ini, peserta diharapkan dapat mengembangkan pemahaman dan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan penanganan pasien dalam kondisi kegawatdaruratan.
























Mendukung Pengembangan Kompetensi Tenaga Keperawatan
Kemampuan menangani kondisi darurat merupakan salah satu kompetensi penting dalam dunia keperawatan. Tenaga keperawatan dituntut untuk mampu melakukan pengenalan dini terhadap kondisi pasien, memahami prioritas penanganan, serta berkoordinasi dengan tim kesehatan dalam memberikan pelayanan yang aman dan berkualitas.
AKPER Husada Karya Jaya mendukung pengembangan kompetensi keperawatan melalui kegiatan pembelajaran dan pelatihan yang relevan dengan kebutuhan pelayanan kesehatan. Pelaksanaan BTCLS 2026 diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam memperkuat pengetahuan, keterampilan, dan kesiapan peserta menghadapi situasi kegawatdaruratan.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan kompetensi kegawatdaruratan semakin berkembang dan dapat memberikan manfaat bagi peningkatan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
AKPER Husada Karya Jaya — Berilmu, Berkarakter, Siap Mengabdi.
